Tragedi Ledakan Gas Elpiji di Majasari: Satu Keluarga Terbakar, Korban Dirujuk ke Dua RSUD
PANDEGLANG, (ISD) – Insiden maut ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram mengguncang warga Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (20/4/2026) malam. Ledakan hebat tersebut mengakibatkan satu keluarga yang terdiri dari tujuh orang menderita luka bakar serius dan harus menjalani perawatan intensif.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di kediaman Latif (49). Saat kejadian, keluarga tersebut tengah bergotong-royong menyiapkan hidangan untuk acara tahlilan. Kebocoran gas diduga menjadi pemicu utama setelah salah satu anggota keluarga mencium bau menyengat saat memasang tabung baru.
Meski tabung gas sempat dievakuasi ke dalam kamar mandi sebagai upaya antisipasi, akumulasi gas yang sudah memenuhi ruangan memicu ledakan dahsyat hanya berselang beberapa saat kemudian. Dentuman keras ini tidak hanya menghanguskan area dapur, tetapi juga menjebak seluruh anggota keluarga yang berada di lokasi kejadian.
Sebanyak tujuh orang korban langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat. Mengingat tingkat keparahan luka bakar yang diderita, proses perawatan dibagi ke dua rumah sakit berbeda guna mendapatkan penanganan yang lebih spesifik.
Empat orang korban saat ini telah dirujuk ke RSUD Banten untuk penanganan luka bakar khusus, sementara tiga korban lainnya tengah berjuang dalam perawatan intensif tim medis di RSUD Berkah Pandeglang.
Adapun identitas ketujuh korban tersebut adalah:
1. Latif (49)
2. Mubarok (22)
3. Nurbaeti (22)
4. Kiki (24)
5. Aip (20)
6. Fatir (6)
7. Tamam (4)
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta akumulasi gas di rumah tersebut.
Atas insiden ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan penggantian tabung gas elpiji. Warga diingatkan untuk selalu memastikan regulator terpasang dengan sempurna, mengecek kondisi selang secara berkala, dan segera membawa tabung ke ruang terbuka yang memiliki sirkulasi udara baik jika tercium aroma kebocoran guna mencegah musibah serupa kembali terjadi.
Penulis: (Bambang)
Editor: Jefri Ireng





Komentar
Posting Komentar