Jembatan Gantung Ciburial-Padasuka Rusak Parah, Roda Ekonomi dan Pendidikan Warga Terancam Lumpuh


PANDEGLANG, INFO SEPUTAR DESA — Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pandeglang. Jembatan gantung yang terletak di Kampung Cicurug RT 01/RW 06, Kecamatan Cimanggu, kini dalam kondisi rusak parah. Padahal, fasilitas vital ini merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Padasuka dan Desa Ciburial.

Kerusakan jembatan yang tak kunjung diperbaiki ini memicu keluhan mendalam dari warga setempat. Gandi, salah seorang tokoh masyarakat yang mewakili suara warga, tak dapat menyembunyikan kekecewaannya melihat kondisi infrastruktur yang seolah dibiarkan terbengkalai.

"Jembatan ini adalah satu-satunya urat nadi penghubung dua desa. Anak-anak kami sangat kesulitan dan harus bertaruh keselamatan setiap kali berangkat ke sekolah, terlebih saat musim penghujan tiba. Kondisinya sangat membahayakan," ungkap Gandi dengan nada penuh keprihatinan, Rabu (1/4/2026).

Lebih lanjut, Gandi menjelaskan bahwa dampak kerusakan jembatan ini tidak hanya melumpuhkan akses pendidikan, tetapi juga mencekik perekonomian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Sulitnya akses jalan yang tidak bisa dilintasi oleh kendaraan pembawa barang hasil tani membuat jalur distribusi terputus. Imbasnya, harga jual hasil panen petani anjlok drastis di pasaran. Di sisi lain, harga kebutuhan bahan baku pertanian justru melambung tinggi karena tingginya biaya angkut akibat medan yang sulit dijangkau.

"Kondisi ini sangat fatal bagi kami. Hasil bumi harganya jatuh, sementara bahan baku mahal karena akses jalan yang sulit," tambah Gandi.

Berbagai upaya prosedural sebenarnya telah ditempuh oleh masyarakat. Gandi menyebutkan bahwa perwakilan warga telah berulang kali melayangkan proposal perbaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang. Namun, hingga kini belum ada tanggapan maupun tindak lanjut dari pemerintah daerah setempat.

Tidak ingin menyerah pada keadaan, warga desa sempat berinisiatif melakukan perbaikan sementara dengan mengandalkan dana swadaya masyarakat. Sayangnya, perbaikan gotong royong tersebut tidak bertahan lama dan hasilnya tidak maksimal karena keterbatasan biaya serta kurangnya material yang memadai.

Kini, masyarakat hanya bisa menaruh harapan besar kepada para pemangku kebijakan.

"Kami sebagai masyarakat tetap berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang maupun Pemerintah Provinsi Banten untuk segera memprogramkan perbaikan jembatan ini. Ini murni demi kelancaran roda perekonomian dan pendidikan masyarakat luas," pungkas Gandi penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Info Seputar Desa masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas PUPR dan pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang terkait keluhan warga tersebut.

Penulis: M. Sutisna 
Editor: Jefri Ireng 

Komentar

Berita Terpopuler

Kecamatan Sumur Peringati Hari Lahir Pancasila, Camat Aang Sumarna, Pimpin Upacara di Halaman Kantor

Momen Idul Adha: Suasana Sakral & Penuh Haru Pemotongan Kurban di Desa Sumberjaya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sumur Gelar Turnamen Sepak Bola "Polsek Sumur Cup 2026"

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H: Redaksi & Pemimpin Redaksi Info Seputar Desa Mohon Maaf Lahir Batin

Kodim 0601/ Pandeglang Bangun Jembatan Perintis Garuda, Wujud Kehadiran Negara di Pedalaman

Warga Komplek Ponpes Keluhkan Bau Busuk Menyengat, Limbah Budidaya Lele Diduga Jadi Biang Kerok

Kodim 0601/Pandeglang Rampungkan Pembangunan Sumur Bor Air Bersih untuk Warga Kampung Sindang Desa Rancapinang

Mengenal Sejarah Ujung Kulon: dari Benteng Mistis Banten Hingga jadi Warisan Dunia

1.098 Ekor Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN, Istana & MUI Jelaskan Keabsahannya

Pandeglang: 20 Kampung Siap Lestarikan Tradisi Gebrag Ngadu Bedug