Harga Bumbu Dapur di Pandeglang "Makin Pedas", Ibu Rumah Tangga Menjerit
Harga Bumbu Dapur di Pandeglang "Makin Pedas", Ibu Rumah Tangga Menjerit
PANDEGLANG, (ISD) – Memasuki akhir pekan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Kabupaten Pandeglang mulai merangkak naik. Komoditas cabai dan bawang merah menjadi yang paling dikeluhkan warga karena harganya yang semakin "pedas" di kantong, Jumat (10/04/2026).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga Cabai Rawit Merah saat ini sudah menyentuh angka Rp85.000 per kilogram. Sementara itu, Cabai Merah Keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp35.000, kini melonjak naik ke angka Rp45.000 per kilogram.
Tak hanya cabai, Bawang Merah pun ikut mengalami kenaikan harga di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Kondisi ini praktis membuat para ibu rumah tangga di Pandeglang harus memutar otak agar dapur tetap ngebul.
"Aduh Pak, sekarang uang seratus ribu rasanya gak ada artinya. Beli cabai sama bawang saja sudah habis banyak, belum lagi belanja sayur dan lauk pauk. Benar-benar menjerit kita rakyat kecil kalau harga naik terus begini," ungkap Mulyani (38), salah seorang warga saat ditemui di salah satu Pasar di Pasar Pandeglang.
Para pedagang menyebut faktor cuaca ekstrem di wilayah penyuplai menjadi penyebab utama minimnya pasokan. Tingginya curah hujan di daerah produsen membuat hasil panen tidak maksimal dan pengiriman ke pasar-pasar di Banten sering terlambat.
"Stoknya memang lagi susah dari sananya, jadi modal kita juga naik. Pembeli juga banyak yang protes, tapi gimana lagi, memang kondisinya sedang begini," ujar Usman, salah satu pedagang bumbu.
Warga dan pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera turun tangan melakukan pemantauan harga dan memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman agar kenaikan tidak terus berlanjut hingga akhir bulan nanti.
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada lokasi pasar tradisional spesifik di Pandeglang.
Red: (ISD)


Komentar
Posting Komentar