Ekonomi Pesisir Sumur Lesu: Hasil Tangkapan Ikan Anjlok, Biaya Operasional Membengkak



PANDEGLANG, (ISD) – Sektor perikanan di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, tengah menghadapi masa sulit. Selama satu bulan terakhir, para nelayan mengeluhkan drastisnya penurunan hasil tangkapan ikan yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi keluarga dan pedagang lokal di kawasan pesisir tersebut.

Selasa, 14 April 2026, kondisi ini dilaporkan dialami oleh lapisan nelayan di Kecamatan Sumur, mulai dari nelayan tradisional yang menggunakan perahu Congkreng, dan Jukung Colek, hingga para pemilik perahu "Bagan". Akibat minimnya perolehan ikan di laut, sebagian besar nelayan memilih untuk menyandarkan perahu mereka dan "meliburkan diri untuk sementara waktu sembari memantau situasi dan kondisi.

Salah seorang nelayan asal Sumur yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa utang mereka di warung-warung penyedia kebutuhan melaut kini semakin membengkak. 

"Pendapatan sebulan terakhir benar-benar tidak sebanding dengan modal yang keluar. Akibatnya, utang ke warung untuk kebutuhan selama melaut terus bertambah," ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku masih bersyukur karena kebutuhan pangan keluarga belum sampai pada tahap kritis. "Walau penghasilan tidak seberapa dan belum bisa memenuhi semua kebutuhan, alhamdulillah untuk makan keluarga masih bisa terpenuhi," tambahnya.

Dampak lesunya aktivitas melaut ini ternyata menciptakan efek domino yang merembet ke sektor perdagangan. Sepinya pendapatan nelayan membuat daya beli masyarakat di sekitar pasar ikan menurun drastis.

Kondisi ini dibenarkan oleh seorang pedagang nasi uduk yang biasa mangkal di area Pasar Ikan Sumur. Ia mengeluhkan dagangannya yang kini sulit habis meski sudah berjualan hingga siang hari.

"Biasanya jam 8 pagi nasi uduk dan gorengan saya sudah ludes terjual. Namun seminggu terakhir, sampai jam 10 pun masih banyak yang sisa," ungkap pedagang tersebut dengan nada lesu.

Fenomena ini menggambarkan betapa bergantungnya perputaran ekonomi di Kecamatan Sumur terhadap hasil laut. Masyarakat berharap kondisi ini segera membaik agar beban ekonomi warga pesisir khususnya di Kecamatan Sumur dapat segera teratasi.

Red: (ISD)

                           Pasang Iklan Disini





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memasuki H+2 Lebaran, Sejumlah Tempat Wisata di Kecamatan Sumur di Padati Pengunjung

Pesona Pantai Legon Guru Cigorondong Memikat Wisatawan dari Berbagai Tempat

Ratusan KPM di Kecamatan Sumur Terima Bansos BPNT Termin 2

Warga Sidamukti Pandeglang Pertanyakan Kejelasan Sertifikat PTSL Tahun 2023

Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Pekan Depan, Ini Aturan Barunya

APRESIASI LEBARAN 1447 H - INFO SEPUTAR DESA

Kapolri Pantau Arus Balik Lebaran 2026 di Jati Asih, Pastikan Pelayanan Maksimal