Sinkronisasi Pembangunan, Bupati Lebak Fokus pada Infrastruktur dan Ketahanan Pangan
LEBAK, (ISD) – Pemerintah Kabupaten Lebak menegaskan komitmennya dalam menyelaraskan rencana kerja daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Langkah ini diambil sebagai landasan strategis agar arah pembangunan di Kabupaten Lebak tetap berjalan beriringan dengan visi pembangunan nasional, tanpa mengesampingkan kebutuhan spesifik wilayah.
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya, menyatakan bahwa proses sinkronisasi ini merupakan upaya untuk memperkuat pembangunan, bukan membatasi ruang gerak daerah. Menurutnya, kebijakan yang dirumuskan tetap berpijak pada karakteristik unik serta potensi lokal yang dimiliki masyarakat Lebak.
Visi besar yang diusung Pemerintah Kabupaten Lebak adalah menghadirkan pelayanan publik yang prima guna mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera. Konsep ini menitikberatkan pada keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga.
Dalam upaya mencapai visi tersebut, pemerintah daerah telah memetakan tiga program prioritas utama sebagai berikut:
1. Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan**
Infrastruktur jalan diposisikan sebagai kunci utama dalam menggerakkan roda perekonomian. Hasbi menilai akses jalan yang memadai akan memperlancar distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya memicu peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Ia mengibaratkan infrastruktur sebagai nadi utama yang menentukan kelancaran pembangunan daerah secara menyeluruh.
2. Penguatan Ketahanan Pangan
Sebagai wilayah agraris, Lebak diproyeksikan menjadi salah satu pilar penopang ketahanan pangan nasional. Pemerintah optimistis bahwa melalui peningkatan produktivitas dan dukungan kebijakan yang tepat sasaran, sektor pertanian di Lebak dapat berkembang secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.
3. Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Fokus ketiga pemerintah daerah adalah menekan angka kemiskinan melalui program sosial yang bersifat langsung. Salah satu langkah konkret yang tengah masif dilakukan adalah renovasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Program ini dirancang untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat di level yang paling mendasar.
Selain ketiga poin tersebut, penataan ruang kota juga menjadi perhatian serius guna menciptakan lingkungan yang rapi, nyaman, dan mendukung aktivitas publik. Selama satu tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lebak terus melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor untuk mengejar ketertinggalan dan mendorong kemajuan daerah.
Menutup keterangannya, Bupati Hasbi menekankan bahwa keberhasilan agenda besar ini sangat bergantung pada dukungan kolektif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap proses pembangunan. Hasbi menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan warga adalah modal utama dalam membangun Kabupaten Lebak yang lebih maju dan berkembang di masa depan.
Red:(ISD)





Komentar
Posting Komentar