Akselerasi Bansos April 2026, Mensos Gus Ipul: Fokus Utama Kami Adalah Ketepatan Sasaran di Wilayah 3T
NASIONAL, (ISD) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial secara resmi memulai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 untuk periode April 2026. Fokus distribusi kali ini diprioritaskan untuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) guna memastikan masyarakat di pelosok nusantara tidak terhambat kendala logistik.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa pembaruan data menjadi kunci utama agar bantuan ini tidak salah sasaran.
Yang paling penting adalah memastikan bantuan ini tepat sasaran. Data harus terus diperbarui agar bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak," tegas Gus Ipul saat meninjau proses penyaluran bersama Pos Indonesia, Senin (13/4).
Sinergi dengan Pos Indonesia
Untuk menjangkau wilayah 3T di luar Pulau Jawa, Kemensos kembali menggandeng PT Pos Indonesia sebagai mitra strategis. Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, menyatakan komitmennya dalam memperkuat sistem monitoring di lapangan.
Kami memberikan perhatian penuh agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran, sehingga bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat di daerah sulit terjangkau sekalipun," ujar Daud Joseph.
Harapan Penerima Manfaat
Langkah jemput bola ini dirasakan manfaatnya oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hamdan (45), seorang warga pesisir di luar Jawa, merasa terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mencairkan bantuan.
Alhamdulillah, bantuan bulan April sudah masuk. Lewat kantor pos sangat memudahkan kami yang tinggal jauh dari bank, jadi tidak habis di ongkos jalan," ungkapnya.
Pemerintah menargetkan penyaluran di seluruh pelosok Indonesia bisa tuntas tepat waktu pada bulan ini untuk membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Red: (ISD)





Komentar
Posting Komentar