BMKG Peringatkan Ancaman Kemarau Ekstrem di Banten, Warga Diimbau Waspada Krisis Air


BANTEN, INFO SEPUTAR DESA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi kemarau ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Banten dalam beberapa bulan ke depan.

Fenomena El Nino yang masih bertahan diperkirakan akan memicu penurunan curah hujan secara drastis, meningkatkan risiko kekeringan panjang, terutama di wilayah Banten bagian selatan seperti Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

Kepala Stasiun BMKG Banten, Sukarjo, S.T., M.Si. menjelaskan bahwa analisis data satelit menunjukkan adanya penurunan signifikan ketersediaan air tanah di sejumlah kecamatan di Pandeglang.


"Kami memantau adanya anomali suhu permukaan laut yang mengindikasikan penguatan El Nino. Ini akan berdampak langsung pada berkurangnya curah hujan di bawah normal (kurang dari 50 mm/bulan) selama periode Juli hingga September," ujar Sukarjo, S.T., M.Si. dalam keterangan resminya, Senin (23/03/2026).

Pihak BMKG menghimbau pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya petani di wilayah Provinsi Banten, untuk segera melakukan langkah mitigasi.

"Warga diharapkan dapat menghemat penggunaan air bersih sejak dini, mengoptimalkan waduk atau embung yang masih ada, serta menyesuaikan pola tanam untuk menghindari gagal panen akibat kekeringan ekstrem ini," tambahnya.

(INFO SEPUTAR DESA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memasuki H+2 Lebaran, Sejumlah Tempat Wisata di Kecamatan Sumur di Padati Pengunjung

Pesona Pantai Legon Guru Cigorondong Memikat Wisatawan dari Berbagai Tempat

Ratusan KPM di Kecamatan Sumur Terima Bansos BPNT Termin 2