Akselerasi Infrastruktur, Kodim 0601/Pandeglang Bangun 4 Jembatan Gantung di Wilayah Terisolir
PANDEGLANG, (ISD) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0601/Pandeglang terus memacu pembangunan infrastruktur strategis melalui program Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mempercepat pembangunan daerah serta membuka akses transportasi bagi masyarakat di wilayah terpencil dan rawan terisolir di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang, Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini memiliki misi multifungsi bagi kemajuan desa.
"Tujuannya adalah mempermudah mobilitas warga, meningkatkan denyut perekonomian, memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antar desa," ujar Dandim terkait kegiatan yang terpantau pada Rabu (29/04/2026).
Hingga saat ini, pekerjaan fisik tengah dikejar secara simultan di empat lokasi berbeda dengan rincian sebagai berikut:
1. Jembatan Gantung Sungai Cisuaken, (Kecamatan Cibaliung): Berlokasi di Kampung Sinarsari, Desa Cibingbin. Jembatan sepanjang 50 meter ini menghubungkan Kampung Sinarsari dan Kampung Sukamanah untuk melayani 250 Kepala Keluarga (KK). Progres saat ini mencapai 39,70%, meliputi tahap pengadaan material hingga betonisasi pondasi.
2. Jembatan Gantung Sungai Cibaliung, Kecamatan Cibaliung: Terletak di Kampung Sukamanah, Desa Sorongan. Memiliki panjang 50 meter yang menghubungkan Desa Sorongan dengan Desa Cibingbin. Jembatan yang diperuntukkan bagi 700 KK ini telah mencapai progres 40,70%.
3. Jembatan Gantung Sungai Cikasap Hilir (Kecamatan Cibitung): Berada di Kampung Karang Putih, Desa Sindangkerta. Jembatan sepanjang 50 meter ini menghubungkan Desa Sindangkerta dengan Desa Kutakarang guna melayani 650 KK. Progres pembangunan tercatat 38,80%.
4. Jembatan Gantung Sungai Cikasap Hulu (Kecamatan Cibitung):
Berlokasi di Kampung Tamansari, Desa Sindangkerta. Menghubungkan Kampung Tamansari dan Kampung Kiara Jangkung dengan panjang 75 meter. Infrastruktur yang menyasar 300 KK ini telah mencapai progres 38,40%.
Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kolaborasi solid di lapangan. Personel gabungan yang terdiri dari 4 anggota TNI, 2 tukang ahli, 2 teknisi, serta melibatkan 12 warga setempat bahu-membahu merampungkan proyek tersebut. Keterlibatan aktif warga menjadi bukti otentik masih kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.
Meski kondisi cuaca di lapangan sering berubah-ubah—mulai dari cerah di pagi hari hingga hujan di sore hari—pelaksanaan pengerjaan dilaporkan tetap berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala menonjol.
Program Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi persoalan aksesibilitas warga, terutama saat debit air sungai meningkat di musim hujan. Kodim 0601/Pandeglang berkomitmen untuk terus menghadirkan karya nyata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan pembangunan wilayah pedesaan.
Penulis: (Bang Kumis)
Red: (Info Seputar Desa)






Komentar
Posting Komentar