Geger di Anyer: Bayi Baru Lahir Dibuang, Pelakunya Ibu Kandung dan Nenek Sendiri

.                                 foto Ilustrasi 

SERANG – Info Seputar Desa – Warga Dusun Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang baru saja lahir, dibuang di halaman belakang rumah warga pada hari Minggu (17/5/2026) lalu. Hasil penyelidikan polisi mengejutkan: pelaku pembuangan adalah ibu kandung dan nenek dari bayi malang tersebut .
 
Kejadian bermula saat seorang warga hendak membersihkan halaman belakang rumahnya sekitar pukul 09.30 WIB. Di atas tumpukan potongan kayu, ia menemukan sebuah bungkusan kain. Saat dibuka, betapa terkejutnya warga itu ternyata isinya adalah bayi perempuan yang masih berdarah, tanda baru saja dilahirkan. Warga tersebut langsung melapor ke Ketua RT dan memanggil bidan desa untuk pertolongan pertama .
 
“Saat mau membersihkan area belakang rumahnya, saksi menemukan bungkusan kain berisi bayi perempuan di atas potongan kayu. Saksi langsung beri tahu Ketua RT, lalu kami bantu bersama bidan desa,” ungkap Kepala Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, saat dikonfirmasi Selasa (19/5/2026) .
 
Setelah dilaporkan, Kapolsek Anyer bersama tim Reskrim langsung turun ke lokasi, melakukan olah TKP, dan menelusuri jejak siapa yang tega membuang bayi itu. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan intensif, polisi berhasil mengidentifikasi lalu menangkap dua orang pelaku.
 
Hasilnya mengejutkan seluruh warga. Kedua orang itu ternyata adalah ibu kandung bayi berusia sekitar 20 tahun, dan nenek dari bayi tersebut. Keduanya diamankan untuk menjalani pemeriksaan mendalam di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon .
 
“Benar, pelakunya ada dua orang, yaitu ibu dan nenek kandung bayi. Saat ini keduanya masih kami periksa terkait motif dan peran masing-masing dalam kejadian ini,” tegas AKP Sigit.
 
Sementara itu, kondisi bayi perempuan tersebut kini sudah aman dan mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat. Polisi masih mendalami alasan kenapa ibu dan neneknya tega membuang nyawa anak/cucu sendiri yang seharusnya menjadi anugerah.
 
Kasus ini kini dinaikkan ke tahap penyidikan, dan kedua pelaku terancam pasal penganiayaan dan penelantaran anak yang diancam hukuman penjara bertahun-tahun. Warga Anyer pun berharap kasus ini menjadi pelajaran keras, agar tidak ada lagi bayi yang harus menjadi korban ketidaksiapan atau masalah dalam keluarga.
 
(Tim Redaksi Info Seputar Desa)











Komentar

Berita Terpopuler

Kecamatan Sumur Peringati Hari Lahir Pancasila, Camat Aang Sumarna, Pimpin Upacara di Halaman Kantor

Momen Idul Adha: Suasana Sakral & Penuh Haru Pemotongan Kurban di Desa Sumberjaya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sumur Gelar Turnamen Sepak Bola "Polsek Sumur Cup 2026"

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H: Redaksi & Pemimpin Redaksi Info Seputar Desa Mohon Maaf Lahir Batin

Kodim 0601/ Pandeglang Bangun Jembatan Perintis Garuda, Wujud Kehadiran Negara di Pedalaman

Warga Komplek Ponpes Keluhkan Bau Busuk Menyengat, Limbah Budidaya Lele Diduga Jadi Biang Kerok

Kodim 0601/Pandeglang Rampungkan Pembangunan Sumur Bor Air Bersih untuk Warga Kampung Sindang Desa Rancapinang

Mengenal Sejarah Ujung Kulon: dari Benteng Mistis Banten Hingga jadi Warisan Dunia

1.098 Ekor Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN, Istana & MUI Jelaskan Keabsahannya

Pandeglang: 20 Kampung Siap Lestarikan Tradisi Gebrag Ngadu Bedug